Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Oktober

WARKOP DKI REBORN : JANGKRIK BOSS PART 1 (2016) REVIEW : Semangat Nostalgia Atas Nama Komersialisasi

Siapa yang tak kenal dengan trio komedian Dono, Kasino, dan Indro? Nama mereka menjadi salah satu sosok legendaris yang dikagumi oleh banyak orang yang pernah mengikuti zaman kejayaan mereka. Mereka menyebut diri mereka ‘Warkop DKI’ yang sudah memiliki banyak sekali film-film dan serial televisi. Dono dan Kasino yang telah wafat, membuat grup komedian ini sudah absen selama beberapa tahun. Beberapa pihak ingin sekali ‘menghidupkan kembali’ sebuah ikon komedi legendaris di Indonesia ini.   Maka, Falcon Pictures yang sudah sering bekerjasama dengan Indro Warkop akhirnya melahirkan kembali trio komedian ini dengan sosok baru. Bersama dengan Anggy Umbara, Falcon Pictures berinisiatif untuk membuat Warkop DKI Reborn yang tetap mengangkat nama Dono, Kasino, dan Indro tetapi dengan wajah yang berbeda. Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro dipercaya untuk melakonkan sosok legendaris ini ke dalam sebuah film berjudul Jangkrik Boss yang dibagi menjadi dua bagian. Jelas, proyek...

3 : ALIF LAM MIM (2015) REVIEW : Tatkala Problematika Sosial Berdampak Pada Kehancuran

Menjadi salah satu sutradara yang layak diperhitungkan di kancah perfillman Indonesia, Anggy Umbara tak pernah absen untuk menghasilkan karya di setiap tahunnya. Dengan kesuksesan luar biasa dari Comic 8, semakin menegaskan lagi bahwa Anggy Umbara adalah rival bagi para sineas lain yang ingin bersaing. Memiliki proyek franchise besar yaitu Comic 8, Anggy Umbara kembali menyusun setup baru untuk dikembangkan agar menjadi franchise besar lainnya.   Menawarkan sesuatu yang berbeda, 3 : Alif Lam Mim, judul karya terbaru dari Anggy Umbara ini berpotensi untuk menarik minat penonton yang sudah terlanjur skeptis dengan genre film Indonesia yang monoton. Premis yang diusung oleh 3 : Alif Lam Mim ini memiliki isu yang sangat sensitif dan tidak dapat dipungkiri akan menimbulkan kontroversi. Tetapi, film ini juga bisa menjadi salah satu media untuk membuat surat terbuka terhadap isu yang selalu ada di negara yang selalu tanpa sengaja mematok kebenaran yang sudah pasti.  Anggy Umbara b...

THE MARTIAN (2015) REVIEW : Another Bold Performance In Sci-Fi Genre

  3 tahun terakhir ini bisa jadi adalah tahun di mana perjalanan ke luar angkasa menjadi salah satu konflik yang menarik untuk diangkat menjadi sebuah film. Di setiap tahunnya, film-film ber- setting tempat luar angkasa itu selalu mendapatkan respon positif dari kritikus maupun penonton film. Gravity di tahun 2013, mematok nilai yang sangat tinggi untuk film bertema ini. Di tahun 2014, Interstellar milik Christopher Nolan pun juga menghempas pemikiran penontonnya dengan alur cerita yang ditawarkan.   Maka di tahun 2015, salah satu master di genre ini yaitu Ridley Scott kembali menghadirkan sebuah petualangan luar angkasa yang diadaptasi dari buku milik Andy Weir. The Martian , buku yang menjadi salah satu best seller di New York ini diadaptasi menjadi sebuah naskah oleh Drew Goddard yang selalu berhasil menulis ulang sebuah buku ke dalam naskah yang ditulisnya. Juga, film ini dibintangi oleh bintang-bintang ternama dan salah satunya adalah Matt Damon di deretan aktor ut...

REMEMBER WHEN : KETIKA KAU DAN AKU JATUH CINTA (2014) REVIEW : Potret Manis Kehidupan Cinta Remaja

  Membahas kisah cinta saat remaja memang cukup indah, bukan? Dengan konflik klise yang sebenarnya bisa dihindari agar tidak terjadi. Dan ya, Kisah cinta remaja memang punya daya tariknya sendiri. Oleh karena itu, para sineas ingin menggambarkan kisah cinta remaja dengan konflik yang klise itu dalam sebuah film layar lebar. Tentu, dengan cara pengemasan konflik yang berbeda dari setiap sutradaranya. Fajar Bustomi pun mengadaptasi sebuah novel milik Winna Efendi berjudul ‘Remember When’. Dengan cerita cinta dan persahabatan yang cukup kental di dalam bukunya. Disokong dengan naskah yang ditulis oleh Haqi Achmad yang sudah terbiasa menulis naskah adaptasi dari sebuah buku. Juga dengan Memasang wajah aktor dan aktris muda yang segar. Adaptasi buku ini menggunakan Remember When : Ketika Kau Dan Aku Jatuh Cinta sebagai judulnya.  Remember When : Ketika Kau Dan Aku Jatuh Cinta ini bermula dari empat orang yang bersahabat di satu SMA. Dua lelaki, dua perempuan, dan mereka berpasanga...