Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Ernest Prakasa

CEK TOKO SEBELAH (2016) REVIEW : Komedi Dengan Misi Mulia yang Belum Maksimal

Kesuksesan Ngenest The Movie , membuat Ernest Prakasa dipercaya oleh Starvision untuk membuat karya. Kesuksesannya pun tak sekedar dalam meraih angka penonton, tetapi secara kualitas pun Ngenest The Movie bisa melampaui ekspektasi penontonnya. Tak hanya dipercaya oleh rumah produksi, karya-karya Ernest Prakasa akan dinantikan oleh penikmatnya. Di tahun 2016 lalu, Ernest Prakasa kembali menghadirkan sebuah film komedi dengan misi yang sangat besar untuk disajikan kepada penontonnya.   Lewat ‘Cek Toko Sebelah’, Ernest Prakasa berusaha untuk kembali membuktikan kemampuannya dalam mengarahkan sebuah film. Genre komedi ini sudah menjadi makanan sehari-hari bagi Ernest Prakasa tetapi ada keseriusan yang lebih diperhatikan di film keduanya. Adanya Dion Wiyoko, Adinia Wirasti, Chew Kin Wah, dan mengambil keputusan berani mendatangkan wajah baru seperti Gisela, menunjukkan bahwa Ernest Prakasa di film keduanya ini sudah tak main-main. Cek Toko Sebelah lagi-lagi mengangkat tema ras Tiongho...

RUDY HABIBIE (2016) REVIEW : Perjalanan Panjang Nan Terjal Sosok Ternama

Pembuat film Indonesia memang tak henti-hentinya membuatkan film biopik dari sosok orang terkenal. Ini layaknya sebuah tren bagi mereka untuk menghipnotis calon penontonnya agar berbondong-bondong pergi ke bioskop. Salah satunya adalah membuatkan sebuah film biopik dari presiden-presiden Republik Indonesia. Pak B.J. Habibie sempat mendulang sukses dengan film kisah cinta sejatinya dengan Ibu mendiang Ainun pada tahun 2012.   Seperti berusaha untuk menggaet lebih besar lagi, kisah tentang sosok presiden ketiga Indonesia ini pun dibuatkan sebuah prekuel. MD Entertainment seperti ingin mencoba lagi kesuksesan dari Habibie & Ainun yang mencapai 4,5 juta penonton pada tahun tersebut. Hanung Bramantyo pun didapuk sebagai pengarah dari prekuel cerita kehidupan sang mantan presiden Republik Indonesia kali ini. Rudy Habibie diangkat dari sebuah novel yang ditulis oleh Gina S. Noer. Beragam komentar muncul sejak film Habibie & Ainun dirilis. Ada yang suka, pun ada pula yang mengang...

COMIC 8 : CASINO KINGS PART 2 (2016) REVIEW : Next Chapter With The King

Comic 8 bisa menjadi sebuah set up franchise besar milik perfilman Indonesia. Di setiap filmnya pun tak pernah yang tak bisa menggaet penonton hingga angka satu juta penonton. Casino Kings yang telah dirilis pada saat lebaran tahun lalu dibagi menjadi dua bagian yang digadang memiliki kerumitan plot yang tak bisa dijelaskan secara utuh ke dalam satu film. Anggy Umbara memutuskan untuk membagi filmnya menjadi dua bagian yang dirilis di bulan Maret tahun ini. Membaginya ke dalam sebuah dua bagian film, jelas penonton akan menunggu bagian penutup dengan ekspektasi yang sudah dijunjung tinggi. Bagian kedua jelas menyisakan jawaban atas teka teki yang telah disebar oleh Anggy Umbara di bagian pertama. Tetapi jika Anggy Umbara tak hati-hati dalam menjelaskan bangunan dunia misterinya yang cukup besar, jelas hal itu akan menjadi bumerang bagi karyanya sendiri. Bangunan dunia misteri yang telah dibuat oleh Anggy Umbara di bagian sebelumnya memang terlihat sangat besar dan mengagumkan. Cukup ...

NGENEST THE MOVIE (2015) REVIEW : Drama Satir Isu Sensitif

Para komedian indonesia yang sedang naik daun berusaha keras untuk masuk ke dalam ranah perfilman. Bisa dianggap, mereka mencoba untuk memperluas jaringan dan kompetensi mereka untuk menghibur para penonton. Raditya Dika adalah contoh sukses seorang komedian yang berhasil memperluas bidangnya ke dalam ranah perfilman Indonesia. Tak satupun dari karya milik Raditya Dika yang tak menembus angka fantastis. Jelas, langkah ini cukup menjanjikan untuk para komedian lainnya yang ingin lebih lagi.   Dan salah satunya adalah Ernest Prakasa, seorang Comic –sebutan para stand up comedian –jebolan ajang Stand Up Comedy yang diadakan oleh salah satu stasiun televisi dalam negeri. Setelah sukses mengadakan tur stand up comedy bertema ‘Illucinati’ dan menelurkan 3 buku berjudul Ngenest, Ernest Prakasa berusaha untuk masuk ke bidang lainnya. Maka, langkah yang diambil oleh Ernest adalah memvisualisasikan ketiga bukunya ke dalam bentuk film yang ditulis dan disutradarai sendiri olehnya. Ernest me...