Skip to main content

Posts

Showing posts with the label May

CRITICAL ELEVEN (2017) REVIEW : Mempercayai Sebuah Cinta Dengan Segala Turbulensinya

Dari sekian banyak film-film dengan genre drama romantis di perfilman Indonesia, hanya ada beberapa film yang diproduksi dengan baik. Tak hanya dari segi teknis, tetapi juga dari sisi pengarahan film yang tak terlalu digarap serius. Menciptakan nuansa penuh akan cinta di sebuah film tak akan semudah yang dibayangkan orang. Apabila hal tersebut tak bisa diarahkan dengan baik, penonton tak akan bisa merasakan koneksi atas atmosfir penuh kasih sayang di dalam film drama bertemakan cinta. Maka, inilah yang berusaha dilakukan oleh Starvision dan Legacy Pictures untuk membuat sebuah drama romantis dengan ideal. Mereka memutuskan untuk bersama-sama mengadaptasi sebuah buku dari penulis ternama Ika Natassa. Critical Eleven , salah satu buku laris miliknya akhirnya mendapatkan kesempatan untuk ‘lahir’ pertama kali sebagai sebuah film layar lebar. Critical Eleven memiliki kru dan jajaran aktris yang tak sembarangan. Mulai dari Reza Rahadian dan Adinia Wirasti sebagai pemeran utama, Jenny Jusuf...

MY STUPID BOSS (2016) REVIEW : Sketsa Komedi Adaptasi

Film komedi menjadi salah satu genre film yang riskan untuk dibuat. Hal itu dikarenakan sebuah film tak bisa memberikan generalisasi selera humor penonton yang disampaikan di dalam filmnya. Sehingga, perlu taktik untuk –setidaknya –menarik minat penonton untuk menyaksikan film tersebut. Dan My Stupid Boss yang dinaungi oleh Falcon Pictures memiliki cara untuk memberikan teaser menarik dan berhasil memberikan daya tarik bagi penontonnya.   Di tengah film-film besar, film-film Indonesia di tahun ini berhasil memperoleh pendapatan jumlah penonton yang fantastis. Sehingga, My Stupid Boss memiliki motivasi untuk mendapatkan penonton sebanyak-banyaknya. Upi sebagai sutradara memasang nama-nama besar untuk bermain di dalam My Stupid Boss. Meski lagi-lagi, Reza Rahadian tampil lagi di sebuah film, tetapi penampilannya kali ini –lagi-lagi –membuahkan inovasi. My Stupid Boss berhasil menciptakan gegap gempita tawa yang   luar biasa lewat trailer filmnya. Hanya saja, jelas akan menjad...

CAPTAIN AMERICA : CIVIL WAR (2016) REVIEW : Highest Point in Marvel Cinematic Universe

Pertarungan sengit antar manusia super termahsyur bukan hanya milik DC Extended Universe saja. Di tahun yang sama, Marvel Cinematic Universe pun mengeluarkan salah satu movie event terbesar yang akan dirasakan oleh penontonnya. Menetapkan 6 Mei 2016 untuk rilis secara besar di US, sebenarnya Captain America : Civil War akan berhadapan langsung dengan Batman V Superman : Dawn of Justice . Sayangnya, Batman V Superman : Dawn of Justice memilih untuk memindahkan jadwalnya ke bulan maret. Sebagai pembuka fase ketiga dari Marvel Cinematic Universe , Captain America : Civil War menjanjikan banyak di dalam filmnya. Setelah sukses besar di Captain America : The Winter Soldier, jelas Anthony dan Joe Russo tetap digunakan sebagai pemegang kendali dari sekuel milik Captain America ini. Captain America : Civil War menampilkan banyak karakter manusia super di hampir semua jajaran Marvel Cinematic Universe . Sehingga, film ini jelas akan penuh sesak akan karakter manusia super yang akan membua...

PITCH PERFECT 2 (2015) REVIEW : The Barden Bellas Still On The Right Notes.

Sebuah sekuel memang memiliki tugas yang susah untuk meyakinkan penontonnya. Jelas, para penonton akan membandingkan sekuelnya dengan film sebelumnya. Maka dari itu, sebuah sekuel seharusnya bisa membuat film yang lebih bagus dari film pertamanya atau setidaknya menyamai kualitas film pertamanya. Dan kali ini, giliran dari sebuah film bertema musikal, Pitch Perfect, yang mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan sebuah sekuel.   Pitch Perfect sendiri pada awalnya diangkat dari sebuah buku berjudul sama. Film pertamanya pun disutradarai oleh Jason Moore dan mendapat pujian dari para kritikus. Sayangnya, di film kedua, film ini mengalami pergantian Sutradara dari Jason Moore ke Elizabeth Banks. Dan Pitch Perfect 2 adalah karya pertama dari Elizabeth Banks menjadi seorang sutradara. Jelas, hal ini menjadi sebuah kegetiran dari para fans Pitch Perfect yang telah menunggu sekuelnya. Tetapi, Jason Moore tak melepaskan begitu saja proyek sekuel dari Pitch Perfect. Dia masih bertanggung j...

SPY (2015) REVIEW : A Complete-Packaged Spy Movies Spoof

Paul Feig memang perlu mendapat sorotan dalam rekam karirnya beberapa tahun terakhir. Setelah karya debutnya, Bridesmaids berhasil mendapatkan pujian oleh para kritikus, Paul Feig selalu mengepakkan sayapnya lebih lebar dalam genre serupa. Komedi, genre satu ini memang akan memikul beban yang lebih berat. Karena sang sutradara harus tahu bagaimana mengemas sebuah komedi yang renyah dan memecahkan tawa penontonnya. 2 tahun lalu, The Heat adalah bukti bahwa Paul Feig masih mampu membuat tawa renyah penontonnya. Maka, tak salah jika kali ini Paul Feig mendapatkan kesempatan lagi untuk membuat film dengan genre yang sama. Spy, menjadi proyek film terbaru dari Paul Feig yang memiliki nama-nama besar dalam jajaran ensemble cast. Jason Statham, Jude Law, Rose Byrne, dan Mellisa McCarthy yang selalu menjadi langganan Paul Feig di setiap film komedinya. Memiliki tema yang sama dengan The Heat, Spy adalah sebuah film action-comedy yang jauh lebih besar kemasannya daripada film Paul Feig sebe...

MAD MAX : FURY ROAD (2015) REVIEW : What A Lovely Movie To Ride

Menjadi salah satu film aksi legendaris di tahun 80an, Mad Max kembali hadir untuk mencari fans-fans baru yang akan menyukai seri film aksi satu ini. Mad Max sudah memiliki tiga seri yang menjadi sebuah pion film aksi yang berbeda. George Miller, dalang di balik seri-seri Mad Max kembali mengarahkan seri terbaru dari seri ini. Mad Max : Fury Road, diisi oleh bintang-bintang ternama dan Tom Hardy memiliki kesempatan untuk menggantikan Mel Gibson di deretan aktor utama.   George Miller memutuskan Mad Max : Fury Road menjadi sebuah sekuel dari seri Mad Max sebelumnya. Dengan selang waktu yang lama dari seri ketiga ke seri terbarunya, Mad Max : Fury Road akan mengemban tugas yang sangat sulit untuk mencuri perhatian penontonnya. Terutama, untuk penonton baru yang tidak pernah tahu siapa itu George Miller dan Mad Max-nya. Lantas, dengan adanya tugas yang sulit itu, George Miller menjanjikan sebuah film aksi yang tak akan pernah penonton lihat sebelumnya.  Kesulitan penonton baru d...