Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Julie Estelle

HEADSHOT (2016) REVIEW : Kolaborasi Dua Genre Yang Memikat

Kebrutalan dalam film Martial Arts adalah sebuah indikator baru dari kualitas sebuah film milik perfilman nasional. Di poin inilah, ada sebuah titik balik yang muncul di dalam perfilman nasional. Diawali oleh film The Raid yang disutradarai oleh Gareth Evans, film ini menjadi sorotan banyak orang dan juga perfilman Internasional. Kedigdayaannya diakui oleh banyak pihak membuat perfilman nasional setidaknya mendapat citra baru baik domestik maupun mancanegara. Dengan adanya poin itu, keragaman genre di perfilman nasional pun semakin bertambah. Film-film Indonesia berusaha mengekor keberhasilan The Raid dan film-film sadis menjadi sorotan banyak orang. Sebelum The Raid menjadi tersohor, ada The Mo Brothers yang terdiri dari Timo dan Kimo yang pernah membuat genre horor thriller yang tak kalah seru yaitu Rumah Dara. The Mo Brothers pun memiliki banyak penggemar karena setidaknya pada waktu itu berhasil membuat alternatif tontonan, apalagi dalam genre horor yang pada kala itu minim akan pe...

SURAT DARI PRAHA (2016) REVIEW : Surat Cinta Kepada Ibu Pertiwi

  Di tiap tahun, sutradara Angga Sasongko seperti gusar karena tak menelurkan karya terbaru untuk dinikmati oleh penontonnya. Setelah kesuksesan cukup besar yang diraih olehnya lewat adaptasi buku milik Dewi Lestari, Filosofi Kopi, di awal tahun baru ini Angga Sasongko menelurkan sebuah karya terbaru. Di sela kesibukan promosi film Filosofi Kopi , Angga Sasongko sudah sibuk riset film terbarunya bersetting di salah satu kota di Eropa. Angga Sasongko terinspirasi dengan cerita para Eksil dari negara Indonesia karena dianggap dan tertuduh sebagai pembelot. Atas dasar cerita ini dan terinspirasi oleh sebuah film pendek, Angga Sasongko memutuskan untuk mengangkatnya ke dalam sebuah film berjudul Surat Dari Praha . Dibintangi oleh jajaran aktor aktris kelas utama Indonesia, Angga Sasongko terlihat yakin untuk menjanjikan kualitas wahid bagi Surat Dari Praha . Isu politik dan sejarah yang terkesan pretensius dalam konsep cerita dasar dari Surat Dari Praha bisa menjadi senjata mematika...

FILOSOFI KOPI (2015) REVIEW : Refleksi Dalam Secangkir Kopi

Seperti tak akan ada habisnya, adaptasi dari karya legendari milik Dewi Lestari kembali mewarnai perfilman Indonesia. Supernova : Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh baru saja menyapa penontonnya di akhir tahun 2014 lalu dengan adaptasi yang masih kacau balau. Maka, kali ini giliran buku kumpulan cerita pendek milik Dewi Lestari, Filosofi Kopi, mendapatkan perhatian dari salah satu sineas Indonesia untuk dijadikan sebagai sebuah gambar bergerak.   Proyek ini mendapat antusias tinggi karena berada di tangan yang setidaknya sudah memiliki kredibilitas di bidangnya. Angga Sasongko, sutradara yang menangani Filosofi Kopi ini telah berhasil menelurkan karya-karya yang gemilang. Apalagi, Cahaya Dari Timur : Beta Maluku berhasil memenangkan Piala Citra dalam kategori Film Indonesia Terbaik. Maka, tak salah jika Filosofi Kopi akan dinanti-nantikan oleh para penikmat film Indonesia.  Filosofi Kopi yang berawal dari sebuah cerita pendek Dewi Lestari ini menceritakan tentang sepasang sa...